
Semalam Pak Man ke kedai jam 'feberet' Pak Man. Kalau ada masalah berkaitan jam, kedai apek ini lah yang Pak Man tuju.
Pak Man suka berborak dengan apek ni, sambil dia buat kerja, sambil berborak.
Macam-macam kisah orang dulu-dulu yang dia cerita kan.
" Saya sudah buat kerja ini sudah lama.....sudah 50 tahun."
"Sekarang encik umur berapa?"
"Sudah 75. Dari muda sampai sekarang , ini kerja saja saya tahu bikin."
"Ini kedai encik punya ka?"
"Ya.....saya bagi dua...sebelah saya sewakan kepada tukang jahit tu, sebelah sini saya guna. Atas saya guna...rumah saya la..."
"Saya suka kerja ni....satu hari dapat tak dak banyak laa....cukup makan saja, tapi hati saya senang....anak-anak semua sudah kerja...KL...Singapore...Genting."
"Encik banyak kaya laaaa.......kedai ini nilai nya mungkin RM400 ribu lebih......"
" Saya tidak kaya....tak ada kereta.....jalan kaki saja....kalau mau pegi KL, saya naik bas. Yang penting hati saya senang."
"Saya jarang keluar dari Raub ni...setahun, dua tiga kali saja.......awak tinggal mana?"
"Batu Talam....encik biasa pergi Batu Talam?"
"Tak pernah pergi sana laaa....jauh ke?"
Ohhh...begitu sempit dunia apek ini, tapi hati nya senang. Berbanding dengan sesetengah orang yang berpeluang melawat seluruh dunia, tapi hati nya hanya Allah saja yang tahu.